Linkers

| eCyber - MedMasters - WebMasters | Kang Hand | Musikalisasi puisi | Music GUITAR | kaumautau | HiLF - High Link Force | Dunia Anak | Seni Rupa | ANGEL STAR | | Legal | Acentran | Media Watch | MBC Indonesia | AKUNDA studio |
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

MERAH PUTIH


Suhandayana 

MERAH PUTIH
    - berkibar miris





    nanti, Indonesia bakal sajikan menara mercusuar dunia
    tinggal beberapa tetes darah mesti meragi, demi jibaku
    atau menunggu para jenderal batal korupsi
    atau menuntas maklar investor luar negeri
    atau kadung kerasan jadi budak kapitalis pasca era informasi

    hari ini, tak perlu teriak merdeka jika hanya ingin pamer:
    Rp1,- jauh lebih kecil dibanding 1 dolar, 1 euro, atau 1 apa ...
    ngeri, di sini desa-desa tambang tak berdaya juang

    dulu, nusantara disesap kumbang-srigala eropa
    belum mati, tapi ikon-kubur tersemat kuat
    terselip di setiap map pencari kerja
    terpita di setiap paspor-visa TKI

    entah kapan, kibarkan saja merah-putih, sisa pedulimu
    sekali pun angin topan meniup lambung pertiwi
    nantikan, bakal tetap Indonesia
    mungkin tanpa dirimu di sisi-Ku.





AKUNDAstudio, 11 Agustus 2012





*




 lafazkata |  blog











12h11-1914

JALAN ANTARA

.

Suhandayana
JALAN ANTARA



hulu aku ke muara-Nya
telah banyak laku, deras kata
tiap detik darah, tetes hawa
kuremukkan ke sunyi nyawa 
perjalanan kian dekat
segera lenyap jarak peta
nyaris tinggal satu kata : menghamba



15/06/2011


*

Kumpulan Tulisan Kreatif : 

sutara ludjiatwidja
http://lafazkata.blogspot.com 




AKUNDAstudio | akunda.net | akundatstudio@gmail.com


.

AKU SAKSI

.

Suhandayana
AKU SAKSI


tak pernah ada pemuas keyakinan
hanya kesaksian bagi bukti nyata
meretas keraguan dari sebab bermula
hingga jalan tetap terbuka
meniti arif-peristiwa
alam kaifa-kam-mata-aina
mengajariku berdiri fana
agar melalui, menikmati
serbadua penciptaan-Nya


15/06/2011


*

Kumpulan Tulisan Kreatif : 

sutara ludjiatwidja






.

silakan hamba-Ku

silakan hamba-Ku
hanya Aku tak bisa memejam
sebab mata tak perlu Kumiliki agar awasi-mu
selama istirah bahagia maumu

kapan kau mau, Kubangunkan sejenak,
atau Kumatikan selamanya

(gerah tuhan dari balik ragumu)




by Suhandayana Day -11d23
23 April 2011 20:04


http://www.akunda.net/
http://akundastudio.blogspot.com/

http://lafazkata.blogspot.com/


My Comments to :

http://puisisekat.blogspot.com/2010/02/doa-aku.html

Puisi Sekat
2/01/2010
by I Made Iwan Darmawan

Doa Aku
Aku mau berhenti sebentar memujaMu
sambil menunggu matahari melintas
memanaskan bumi

Aku mau sesaat menolakMu,
hingga rembulan menyentuh fajar

Sesungguhnya aku mau lebih banyak
dari apa yang bisa Kau beri

Tapi aku cuma meminta secukupnya,
sebatas aku bisa bahagia

manusiazone

.

Suhandayana
manusiazone



situs abadi telah simpan kesaksian
kini tak sanggup terima sumsum jantan
di luar janjimu carut-marut selisih matan
lupakah beberapa inti peringatan
ku-adaku

nyawaku lama terbalut nitrogen merentang
hitam, membawa banyak cerita bayang
kaki lalang jamah tujuh ekor warna hyang
telinga desahkan nyanyi ngiang
mulut enggan menari secepat meteor arang
ku-diamku

situs abadi, cakram erangan bestari
jangankan kau tangkap goresan jemari
desau pun lebih lirih dari semayam arti
lalu tumbuh tepercik dini api
lamat-lamat berbuluh memori
lumatan suhu jadi menjadi
ku-ertiku

manusia milik sang hakiki
zone pemilik relung hati
tubuh hidup, membuka, menerpa
butuh mati, perlu merunduk beberapa hari
agar menghamba tanpa derita suci
ku-apaku

ketika alam terhampar
manusia di pusar terlempar
tiap waktu semesta kian ambyar
jagad cilik memakan jagad besar
makan-memakan saling incar
ku-laparku



AKUNDA studio, Romadhon 1431 H / 18-08-2010
+6231.7187.0203
http://lafazkata.blogspot.com/






Published at :
http://www.kita-ada.com/index.php/serba-serbi/282-manusiazone.html


.

Puisi Terakhir WS Rendra


Si terjuluk 'Burung Merak' sempat menuliskan kesan terakhir tentang 'purna insiden: matahari adalah pelaksanaan kata-kata' pada moment sekitar tujuh hari menyongsong end day's him 


*
***
*****

Puisi Terakhir WS Rendra

Mengenang WS Rendra, budayawan, sastrawan kenamaan Indonesia. Pimpinan Bengkel Teater, Depok, ini meninggal dunia pada 6 Agustus 2009. Karya-karya sastra: drama, puisi, prosa lirik, esai telah dia ciptakan senafas prinsip hidup dalam dinamika kehidupannya, penuh inspiratif. Simak sejenak puisi terakhir WS Rendra, buah karya si 'burung merak' yang sempat tergurat di penghujung  kredo 'matahari adalah pelaksanaan kata-kata'. [day]


*


Posted by PuJa on August 17, 2009

Sungguh besar jiwa seni dalam tubuh W.S. Rendra, ia pun tetap berkarya meski dirawat di rumah sakit karena sakit jantung koroner. Puisi terakhir Rendra menghadirkan nuansa religius yang dalam, yang mengisyaratkan kecintaan pada Sang Pencipta.

“Tuhan, aku cinta padamu…” demikian penggalan puisi yang tak diberi judul itu. Puisi terakhir ini ditulis Rendra pada 31 Juli di RS Mitra Keluarga.

Teks puisi bertulis tangan itu diperlihatkan di rumah duka di Bengkel Teater, Citayam, Depok, Jumat (7/8/2009). Berikut teks puisi tersebut:





Aku lemas
Tapi berdaya
Aku tidak sambat rasa sakit
atau gatal

Aku pengin makan tajin
Aku tidak pernah sesak nafas
Tapi tubuhku tidak memuaskan
untuk punya posisi yang ideal dan wajar

Aku pengin membersihkan tubuhku
dari racun kimiawi

Aku ingin kembali pada jalan alam
Aku ingin meningkatkan pengabdian
kepada Allah

Tuhan, aku cinta padamu



Rendra
31 July 2009
R.S. Mitra Keluarga



*

In Memoriam ...

... melaksanakan Kata-Kata sejak belia



... tegar, exotic, produktif, inspiratif ...



Where is he ... ?








Text Review by [day]


Kunjungi juga...
http://www.sastra-indonesia.com/ | Puisi Terakhir W.S. Rendra | © 2008-2009. Sastra-Indonesia.com. By PUstakapuJAngga.com. All rights Reserved |



.

puisi

.



PUISI

Puisi

puisi




blog
https://lafazkata.blogspot.com

Publikasi karya puisi dari masa ke masa.



Link
https://akundastudio.blogspot.com 
https://akundastudio.wordpress.com 
https://suhandayana.blogspot.com 




Penerbit
Copyright © 1975-2022 AKUNDAstudio | www.akunda.net | All Rights Reserved.


























09a01-0101 edited 22e13-2017